Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Banner Harian Khazanah
Dunia IslamKomunitas

Berangkat Haji di Tengah Musibah, Jemaah Sumbar Terima Bantuan 660 Juta Rupiah dari Uni Emirat Arab

×

Berangkat Haji di Tengah Musibah, Jemaah Sumbar Terima Bantuan 660 Juta Rupiah dari Uni Emirat Arab

Sebarkan artikel ini
Jemaah haji asal Sumbar. Ist

Padang, Hariankhazanah.com – Musibah banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah Sumatera Barat di penghujung tahun 2025 lalu, tidak menyurutkan tekad puluhan jemaah untuk menunaikan ibadah haji tahun ke tanah suci.

Ditengah cobaan yang menimpa, mereka tetap mempertahankan niat dan berjuang menunaikan rukun Islam kelima. Keteguhan itulah yang kemudian mendapat perhatian dari Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed Foundation.

Iklan
Example 300x600
Scroll Untuk Baca Artikel

Sebanyak 33 jemaah haji asal Sumatra Barat (Sumbar) yang terdampak bencana di menerima bantuan senilai Rp20 juta per orang atau total Rp660 juta.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program solidaritas Zayed Foundation yang menyalurkan dana sebesar 192.000 dolar Amerika Serikat (SA) atau sekitar Rp3,24 miliar yang menyasar 162 jemaah terdampak bencana di Sumbar, Sumatera Utara (Sumut), dan Aceh.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumbar, M. Rifki, mengatakan bantuan itu diberikan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Uni Emirat Arab terhadap jemaah yang tetap bersemangat menunaikan ibadah haji meskipun sempat terdampak musibah.

Baca Juga:  Nahkodai Kanwil Kementerian Haji Sumbar, Rifki Siap Percepat Persiapan Haji 2026

“Jadi, di balik musibah ada hikmah yang Allah berikan. Ketika terjadi bencana di Sumbar Aceh, dan Sumut, Uni Emirat Arab menunjukkan kepeduliannya kepada para jemaah haji yang terdampak,” ujar Rifki di Asrama Haji Embarkasi, Sabtu (20/6/2026).

Menurut Rifki, pihak Zayed Foundation meminta data jemaah haji yang menjadi korban bencana dan berangkat pada musim haji tahun ini.

Mereka menilai para jemaah tersebut memiliki semangat yang luar biasa karena tetap berupaya menunaikan ibadah haji meskipun harus menghadapi berbagai kesulitan akibat musibah yang dialami.

“Mungkin mereka melihat ada jemaah yang tetap berjuang berangkat haji di tengah kondisi yang tidak mudah. Ada yang terdampak secara ekonomi, ada yang kehilangan harta benda, tetapi semangat hajinya tetap tinggi. Itu yang diapresiasi oleh Uni Emirat Arab,” jelasnya.

Dari usulan yang disampaikan, sebanyak 33 jemaah asal Sumbar dinyatakan memenuhi kriteria dan seluruhnya mendapat bantuan.

Jemaah penerima berasal dari sejumlah daerah terdampak bencana di Sumbar. Dana bantuan pun telah disalurkan langsung ke rekening masing-masing jemaah.

Baca Juga:  Mantan Garin Musala Teladan, Ampang Karang Ganting itu Dipercaya Nahkodai Kemenag Sumbar

“Alhamdulillah seluruh jemaah yang diusulkan dari Sumatera Barat lolos dan menerima bantuan. Masing-masing memperoleh Rp20 juta dan semuanya sudah ditransfer langsung ke rekening jemaah,” katanya.

Rifki menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Uni Emirat Arab serta Zayed Foundation atas perhatian yang diberikan kepada jemaah Indonesia, khususnya jemaah asal Sumatera Barat.

Menurutnya, bantuan tersebut bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral bagi para jemaah yang tetap berusaha memenuhi panggilan Allah di tengah ujian kehidupan.

“Ini menunjukkan bahwa semangat dan perjuangan para jemaah mendapat perhatian dari saudara-saudara muslim di negara lain. Semoga menjadi penyemangat bagi jemaah dan membawa keberkahan bagi semua pihak,” tutupnya.

Bantuan dari Uni Emirat Arab ini tidak hanya menghadirkan dukungan secara materi, tetapi juga memperlihatkan kuatnya solidaritas kemanusiaan dan ukhuwah Islamiyah lintas negara. 

Di tengah ujian bencana yang pernah melanda, kisah para jemaah ini menjadi pengingat bahwa keteguhan niat untuk beribadah kerap menemukan jalan, bahkan melalui cara-cara yang tak terduga. (Murdiansyah Eko)