Padang, Hariankhazanah.com – Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), Muchfiandi, melaksanakan ibadah haji 1447 Hijiriah/2026 Masehi bersama ratusan warga LDII Sumbar lainnya.
Sosok Ketua DPW LDII Sumbar, H. Muchfiandi menjadi perhatian, karena perjalanan panjangnya menuju Tanah Suci.
Ia berangkat bersama 391 jemaah calon haji lainnya dengan membawa harapan dan doa yang telah dipupuk selama bertahun-tahun.
Penantiannya selama hampir 13 tahun menjadi bukti kesabaran dalam menjemput panggilan ibadah haji.
Momen ini bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan batin yang sarat makna dan pengorbanan.
Baginya, kesempatan ini adalah panggilan kedua untuk kembali bersujud di Baitullah.
“Kita berserah diri saja kepada Allah, apapun yang terjadi di sana, kita fokus ibadah,” katanya saat ditemui di Asrama Haji Tabing Padang, Kamis (23/4/2026).
Suasana pemberangkatan dipenuhi rasa haru saat keluarga mengiringi dengan doa dan air mata perpisahan.
Langkah yang diayunkan menuju Tanah Suci menjadi simbol keteguhan hati dalam menjalankan perintah agama.
Ia mengaku telah mempersiapkan diri secara lahir dan batin untuk menjalani seluruh rangkaian ibadah haji dengan khusyuk.
Kesempatan kedua ini dimaknai sebagai peluang memperbaiki kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
“Ini panggilan kedua yang sangat kami syukuri, semoga bisa menjalankan ibadah dengan lebih baik,” ungkap H. Muchfiandi.
Di balik keberangkatannya, tersimpan harapan besar untuk kembali dengan membawa perubahan diri yang lebih baik.
Data yang dihimpun menunjukkan sekitar 200 warga LDII Sumbar turut berangkat haji pada tahun ini.
Kebersamaan para jemaah menjadi kekuatan tersendiri dalam menjalani perjalanan panjang menuju Tanah Suci.
Perjalanan ini tidak hanya tentang ibadah, tetapi juga tentang keikhlasan, kesabaran, dan keyakinan yang diuji waktu.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa setiap penantian panjang akan menemukan jawabannya pada waktu yang tepat. (Murdiansyah Eko).








