Jakarta, Hariankhazanah.com – Dody Taufiq Wijaya, terpilih secara secara aklamasi menggantikan K. H. Chriswanto Santoso sebagai Ketua Umum DPP LDII dalam rapat paripurna Musyawarah Nasional (Munas) X Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII).
Dody mengungkapkan, langkah awal kepengurusan baru adalah konsolidasi internal DPP. Pasalnya guna memastikan di masa transisi keberlanjutan dan kesinambungan karya dan kontribusi LDII tetap berjalan demi kemaslahatan umat.
“Seperti pesan K.H. Chriswanto untuk terus beramal saleh dimasa transisi sebelum kepengurusan definitif terbentuk,” kata Dody Taufiq Wijaya, Jumat (10/4/2026).
Dikatakannya, untuk memastikan gerbong organisasi di daerah berjalan sinkron, sejalan dan searah mulai dari DPW, DPD, PC hingga PAC. Sehingga karya dan kontribusi LDII bisa terasa hingga akar sampai rumput.
“Harapannya, LDII dengan karakter luhurnya bisa diterima dengan tulus oleh masyarakat di segala lapisan,”katanya.
Dody, mendorong pengurus organisasi melanjutkan dan memperkuat komunikasi intens dengan para pemangku kepentingan. Setiap program dan rencana kerja LDII sedapat mungkin dikerjasamakan dengan instansi pemerintah terkait.
“Bila program tersebut sifatnya mendukung kelancaran program pemerintah pusat dan daerah,”ucapnya.
Tak hanya itu, melakukan kerja bersama dengan sesama ormas atau organisasi lain yang terkait dengan bidang atau program kerja tertentu. Serta dengan pihak-pihak lain yang saling mendukung untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Dody menekankan, organisasi ini merupakan tanggung jawab dan amanah yang besar dan berat.
“Mari kita bersama-sama bekerja sama, bahu-membahu dalam mengeksekusi dan mengejawantahkan itu semua,” ajaknya.
Dody mengucapkan terima kasih untuk Ketua Umum DPP LDII periode 2021-2026, KH Chriswanto Santoso beserta semua jajaran. Ia mengatakan, dedikasi dan komitmennya terhadap LDII demikian banyak bahkan jejaknya bisa kita saksikan dan kita rasakan.
“Juga terima kasih atas arahan dan bimbingan beliau selama ini. Leaders don’t create followers, they create more leaders, itulah yang dilakukan oleh Pak Chris terhadap kami,” ungkapnya.
Dody menegaskan akan berupaya semaksimal mungkin untuk membawa LDII ke puncak performa LDII.
LDII Kota Padang Siap Kolaborasi dan Jalankan Konsolidasi Hingga ke PC PAC
Ketua DPD LDII Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) H. M. Iqbal bersama Ketua DPW LDII Sumbar H. Muchfiandi dan 16 Orang utusan peserta munas asal sumbar menyampaikan, dukungannya kepada sosok kepemimpinan baru di LDII pada masa bakti 2026-2031.
Dalam perumusan aspirasi pada Munas X, Iqbal aktif memberikan aspirasi untuk dibahas dalam sidang paripurna, menurutnya LDII Padang sepakat berkolaborasi dengan DPP untuk program kerja 5 tahun kedepan.
“Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada kepengursan LDII yang sudah berjuang pada masa bakti 2021 – 2026. Mari kita berkonsolidasi dan gotong royong, bahu membahu membawa organisasi ini lebih baik dimasa yang akan datang,” imbuhnya.
Menurut Iqbal, sosok Ketum Dody bukanlah pemimpin yang datang dari jalur pintas. Ia meniti organisasi dari tingkat Pimpinan Anak Cabang atau Desa a (PAC) dan Pimpinan Cabang atau Kecamatan (PC) hingga jenjang pusat.
Pasalnya, melewati setiap lapisan dengan pengalaman yang nyata, bukan sekadar catatan administratif.
Dimana proses panjang itulah, yang membentuknya menjadi sosok pemimpin yang memahami betul kebutuhan warga di akar rumput, jauh sebelum ia duduk di kursi tertinggi organisasi.
“Pemimpin yang lahir dari proses tahu persis keadaan grassroot. Pak Dody tidak perlu masa orientasi panjang memimpin DPP, karena beliau sudah lama menghirup langsung udara organisasi dari bawah,” kata Iqbal.
Jauh sebelum Munas X, Ketum Dody telah menorehkan rekam jejak yang bisa diverifikasi. Keterlibatannya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait RUU penyelenggaraan ibadah haji dan umrah di DPR RI mencerminkan kapasitasnya melampaui batas internal organisasi mampu hadir dalam ruang kebijakan nasional sebagai representasi umat.
Disisi lain, program ekonomi syariah, penguatan koperasi, dan UMKM berbasis komunitas warga LDII yang ia gagas menjadi bukti konkret kepemimpinan yang tidak berhenti di tataran wacana.
“Yang kami butuhkan adalah pemimpin yang mampu mengeksekusi, bukan sekadar berpidato di forum besar. Ketum Dody sudah membuktikan keduanya jauh sebelum terpilih,” jelasnya.
Iqbal, yang mewakili DPD LDII Kota Padang di forum Munas X LDII, berharap dan mendo’akan agar dalam kepemimpinannya selalu mendapat ilham yang baik serta pertolongan dari Allah SWT.
“Integritas Pak Dody sudah teruji, loyalitasnya tidak diragukan. Kami yakin beliau akan meneruskan legacy luar biasa KH. Chriswanto Santoso dan membawa LDII semakin nyata berkontribusi bagi bangsa. Selamat kepada Pak Dody T Wijaya. Amanah besar telah resmi dipercayakan oleh warga LDII seluruh Indonesia,” sebutnya yang juga dokter spesialis bedah rumah sakit Hermina Padang.
Ia berharap semoga Allah SWT, senantiasa memberikan jalan, kesehatan, kekuatan, ilham yang baik, dan kebarokahan dalam mengemban tugas besar organisasi. (Murdiansyah Eko).








