Padang, Hariankhazanah.com – Dalam rangka mengantisipasi lonjakan pasien saat libur Idul Fitri 1447 Hijiriah, RSUP M Djamil Padang memastikan layanan kesehatan di rumah sakit plat merah itu tetap berjalan seperti biasanya.
Seperti ditegaskan Direktur utama RSUP Djamil Padang, dr Dovy Djanas, rumah sakit milik pemerintah tersebut tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat meskipun memasuki masa libur Lebaran.
“Tugas kami sebagai fasilitas layanan kesehatan, kami tetap melaksanakan aktivitas layanan kesehatan selama cuti bersama dan Idul Fitri 1447 Hijriah, kami mengatur sedemikian rupa, termasuk membuka poliklinik rawat jalan, layanan IGD tetap,” kata Dovy Djanas, Jumat (13/2/2026).
Walaupun demikian, tukuknya, pihak rumah sakit melakukan penyesuaian terhadap beberapa layanan. Pada hari pertama dan kedua Idul Fitri, layanan poliklinik rawat jalan tidak beroperasi.
“Namun pasien yang membutuhkan penanganan medis tetap dapat datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD),” tegasnya.
Jadi, kata dia, pada hari lebaran pertama dan kedua, poliklinik tutup, namun kalau ada pasien rawat jalan yang datang, kami terima di IGD.
Untuk memastikan pelayanan tetap optimal, manajemen rumah sakit menyiapkan tenaga kesehatan yang bertugas secara bergantian selama masa libur Lebaran. Puluhan tenaga medis disiagakan diberbagai unit layanan.
“Untuk tenaga dokter dan perawat beserta tenaga kesehatan (Nakes) lainnya itu kami siagakan dimana ada lebih kurang 30 orang di polik linik, kemudian di laboratorium, radiologi serta penunjang lainnya tentu kami siapkan, sesuai dengan kebutuhan. Selama 24 jam, kami siapkan layanan kesehatan di RSUP M Djamil,” katanya.
Menurut Dovy, jumlah tersebut dinilai mencukupi karena rumah sakit menerapkan sistem rotasi petugas selama masa cuti bersama. Penjadwalan kerja dilakukan melalui pembagian dua shift agar pelayanan dapat berjalan tanpa hambatan.
Jumlah 30 orang itu cukup karena kami melakukan rotasi atau pergantian terus karena ada dua shift, selama cuti lebaran kami atur sedemikian rupa, dokter kami banyak, dari masing-masing spesialisasinya itu kami tugaskan, insya Allah tidak ada keluhan dari masyarakat,” katanya.
Selain memastikan kesiapan layanan kesehatan, RSUP M Djamil juga mengantisipasi potensi penyakit yang sering muncul selama musim mudik Lebaran. Arus kedatangan pemudik ke Sumbar dinilai cukup tinggi setiap tahunnya.
Aktivitas mudik lebaran ini cukup banyak yang ke Sumbar, kami antisipasi dengan beragam penyakit, salah satunya penyakit akut, misalnya gangguan pencernaan, pernafasan, karena perbedaan cuaca yang berdampak ke kondisi fisik yang tidak memungkinkan,” katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kondisi tubuh selama perjalanan mudik, termasuk memperhatikan pola makan dan waktu istirahat.
“Itu harus kita jagalah, kami minta kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan, pola makan yang baik, kemudian kalau mudikpun nanti antisipasinya,” ujarnya.
Selain penyakit akibat perubahan kondisi fisik, potensi kecelakaan lalu lintas juga menjadi perhatian selama arus mudik Lebaran. Ia berharap para pemudik dapat mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Kesiapan layanan selama 24 jam dan dukungan tenaga kesehatan yang bertugas secara bergantian, RSUP M Djamil Padang berharap masyarakat tetap dapat memperoleh pelayanan medis yang dibutuhkan selama masa cuti bersama dan perayaan Idul Fitri. (Murdiansyah Eko)








