Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Banner Harian Khazanah
Dunia Islam

LDII Sumbar Bahas Munas X, Fokus Perkuat Wawasan Kebangsaan di Tengah Dinamika Global

×

LDII Sumbar Bahas Munas X, Fokus Perkuat Wawasan Kebangsaan di Tengah Dinamika Global

Sebarkan artikel ini
Insan Pers dan Pengurus DPW LDII Sumbar foto bersama usai kegiatan Media Gathering dan berbuka puasa bersama. Ist

Padang, Hariankhazanah.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sumatra  Barat (Sumbar) menggelar media gathering dan buka puasa bersama insan pers di VIP Room Ponpes Miftahul Huda, Koto Tangah, Padang, Selasa (10/3/2026). 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju Musyawarah Nasional (Munas) X LDII yang akan digelar pada April 2026 mendatang, yang mengangkat tema, Mengokohkan Peran LDII dalam Membangun Indonesia yang Berdaulat, Harmonis, dan Berkeadaban untuk Perdamaian Dunia. 

Iklan
Example 300x600
Scroll Untuk Baca Artikel

Ketua DPW LDII Sumbar Muchfiandi,  mengapresiasi kepada insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis organisasi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

 “Alhamdulillah kita dapat bersilaturahim kembali pada Ramadan 1447 H ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan media yang selama ini berperan menyampaikan informasi secara objektif serta membantu menghadirkan ruang publik yang sehat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tema acara tersebut dipilih karena kondisi global saat ini diwarnai dinamika geopolitik yang memengaruhi stabilitas dunia.

“Ketegangan geopolitik diberbagai kawasan teluk, berdampak pada stabilitas ekonomi global, termasuk energi, pangan, dan perdagangan internasional. Karena itu Indonesia perlu terus memperkuat ketahanan nasional,” jelasnya. 

Baca Juga:  Pansel Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Tanah Datar Tetapkan 10 Nama Lulus Ujian Wawancara

Menurutnya, salah satu aspek penting yang perlu diperkuat adalah ketahanan pangan karena merupakan bagian dari delapan klaster pengabdian LDII untuk bangsa. 

“Kami mendorong masyarakat untuk meningkatkan kemandirian pangan melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan penguatan ekonomi berbasis komunitas,” ulasnya. 

Ia menambahkan, media gathering kali ini merupakan bagian dari rangkaian Road to Munas X LDII yang akan dilaksanakan pada April mendatang. 

“Melalui acara ini kami ingin memperkuat komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk insan pers, sekaligus menyampaikan arah kontribusi LDII ke depan. Pesan ketum LDII KH Chriswanto Santoso, isu yang dibahas merupakan penajaman dari delapan program kerja LDII, yang dirumuskan sebagai 8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa,” ujarnya.

Muchfiandi juga, menyinggung pentingnya refleksi terhadap bencana hidrometeorologi yang beberapa waktu terakhir terjadi di Sumbar termasuk di Kota Padang. 

“Peristiwa banjir dan berbagai bencana hidrometeorologi menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat,” tuturnya. 

Ia berharap sinergi antara ormas, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus diperkuat.

Baca Juga:  KH. Ma'ruf Amin: Bila Dikelola dengan Baik, Wakaf dapat Menyelesaikan Permasalahan Sosial

 “LDII akan terus mendorong sinergi dengan pemerintah provinsi dan daerah dalam berbagai program pembangunan, mitigasi kebencanaan, lingkungan hidup, wawasan kebangsaan dan ketahanan pangan masyarakat,” harapnya. 

Selain itu, LDII Sumbar sesegera mungkin akan menggelar kembali program Go Green sebagai bagian dari dakwah ekologis organisasi sekaligus, mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan melalui berbagai kegiatan yang berorientasi pada keberlanjutan. 

Dimana hal yang banyak disoroti tentunya penebangan liar, penambangan pasir ilegal dan tata kelola sampah. Sebagai gerakan yang berdampak langsung, Go Green akan menjadi rencana kerja unggulan LDII sumbar di tahun 2026 ini. 

Sekretaris DPW LDII Sumbar Muhammad Abdillah, menambahkan bahwa LDII, mulai menerapkan langkah awal untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

“Kedepannya LDII akan mulai mengurangi penggunaan botol plastik dan kantong belanja sekali pakai. Dalam kegiatan ini juga dibagikan tumbler kepada peserta sebagai simbol ajakan untuk membangun budaya ramah lingkungan,” ujarnya.

Ia berharap upaya tersebut dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. 

Baca Juga:  Festival Anak Sholeh Santika 2026 Kembali Hadir, Lebih Semarak dengan Lomba Busana Muslim dan Hafalan Juz Amma

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengurangi penggunaan plastik, membawa botol minum sendiri, serta menggunakan tas belanja yang dapat dipakai berulang,” tutupnya. (Murdiansyah Eko)