Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Banner Harian Khazanah
DaerahPilihan Redaksi

Akses Jalan Darat Terputus, Personel Bekangdam XX/TIB Pakai Jalur Danau Singkarak Antar Logistik Korban Banjir

×

Akses Jalan Darat Terputus, Personel Bekangdam XX/TIB Pakai Jalur Danau Singkarak Antar Logistik Korban Banjir

Sebarkan artikel ini
Pengantaran Logistik oleh Personel Bekangdam XX/TIB ke Korban Banjir Melalui Jalur Danau Singkarak. Ist 

Solok, Hariankhazanah.com – Upaya penanganan darurat bencana banjir terus dilakukan Kodam XX/TIB. Karena akses darat menuju lokasi terdampak dinyatakan terputus total akibat bencana longsor, pengantaran logistik bagi korban banjir melalui jalur danau Singkarak, Sumatera Barat. 

Pengiriman bantuan oleh personel Bekangdam XX/TIB dari daerah Paninggahan, salah satu wilayah yang terdampak bencana. 

Iklan
Example 300x600
Scroll Untuk Baca Artikel

Melalui jalur perairan Danau Singkarak, tim berhasil menempuh jarak 12 mil, dan tiba di lokasi pada pukul 13.20 WIB.

Dukungan logistik yang disalurkan merupakan hasil sinergi forkopimda dan Kodam XX/TIB, sebagai bentuk respon cepat terhadap kebutuhan mendesak masyarakat. 

Kabekangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Kolonel Cba Arie Prabuadi, S.E menjelaskan, pelaksanaan tugas pengantaran logistik tersebut diperkuat oleh empat personel TNI AD dari Bekangdam XX/TIB, yang bertanggung jawab memastikan bantuan tiba dengan aman dan tepat sasaran melalui jalur danau singkarak yang menjadi satu-satunya akses transportasi sementara. 

Kodam XX/TIB, bersama pemerintah daerah dan relawan terus memonitor kebutuhan lanjutan di lapangan. Posko terpadu juga disiagakan untuk memastikan distribusi berjalan efektif, merata, dan tepat sasaran.

Baca Juga:  JPU Hadirkan Ahli Poligrafi pada Sidang Lanjutan "Polisi Tembak Polisi" di Solok Selatan

“Upaya ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah serta menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat,” kata Arie Prabuadi, Minggu (30/11/2025). 

Selain itu, bantuan ini mencakup kebutuhan dasar bagi para pengungsi dan warga yang terdampak bencana.

“Diharapkan masyarakat Sumbar dapat segera bangkit dari dampak bencana dan kembali menjalankan aktivitas dengan kondisi yang lebih stabil dan aman,” tutupnya. (Murdiansyah Eko)