PWRI Kabupaten Solok Akhirnya Dikukuhkan Setelah 2 Tahun Lebih Tertunda
Sebarkan artikel ini
Pengurus PWRI bersama Wakil Bupati Solok H Candra
Pengurus PWRI bersama Wakil Bupati Solok H Candra
— Tertunda hampir dua setengah tahun, Pengurus Daerah Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Solok periode 2023-2028 dikukuhkan secara resmi oleh Wakil Bupati Solok Candra, S.HI di Ruang Rapat Setda Kantor Bupati Arosuka, Kamis (20/11/2025) pagi.
Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel
Pengurus PWRI Kabupaten Solok periode 2023-2028 yang dikukuhkan ini diketuai Dr. Erizal, SE.,MM., Wakil Ketua 1 Syafrizal Sj, SE., Wakil Ketua 2 Ir. Sarkawi, MM., Sekretaris Drs. Ahmad Taufik, MM., Wakil Sekretaris Masni L, S.Pd., dan Bendahara Endang Wijaya, S.Sn.
Dalam pengukuhan PWRI ini, Wabup Candra didampingi Asisten dan beberapa Kepala OPD, Ketua Harian PWRI Provinsi Sumbar Drs. Asnol Amri, Bendahara PWRI Sumbar Drs. Abdul Gafar, MM., Wakil Sekretaris Drs. Kuswadi Engkau, Penasehat PWRI Kabupaten Solok yang hadir lengkap yaitu Drs. Gusmal, M.Si Dt. Rajo Lelo, Drs. Syamsu Rahim, MM. dan Drs. Asrizal, MM.
Menurut Ketua Harian PWRI Sumbar Drs. H. Asnol Amri, penyebab tertundanya pengukuhan karena belum adanya kesediaan dari pimpinan daerah. Padahal kehadiran PWRI Kabupaten/Kota adalah untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam mensukseskan program-program pembangunan di daerah tersebut.
Dengan telah dikukuhkannya Pengurus PWRI Kabupaten Solok ini, kata Asnol Amri, maka diharapkan pengurus dapat langsung beraktifitas, terutama dalam pendataan anggota, konsolidasi ke kecamatan, dan aktfitas sosial.
“Pemerintah daerah harus disupport oleh PWRI, terutama program pembangunan yang pro rakyat dan berujung kepada tercapainya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Solok,” kata Asnol Amri, mantan Asisten Setda di Pemprov Sumbar ini.
Para pensiunan ASN, yang tergabung dalam PWRI jangan berdiam diri saja di rumah karena tubuh dan otak kita harus bergerak dan diberi beban sesuai dengan kemampuannya. Otakpun harus diasah dengan hal-hal yang positif.
Sementara itu, Wakil Bupati Solok Candra memberikan apresiasi dan selamat atas pengukuhan PWRI ini, karena diyakini akan dapat membantu program-program pemerintah Kabupaten Solok kedepan. Sebab pengurus PWRI diisi oleh tokoh-tokoh mantan ASN yang telah kenyang pengalaman dan memiliki pengaruh di lingkungannya masing-masing.
“Kita sedang dihadapi gempuran penyakit masyarakat, terutama terhadap generasi muda seperti Narkoba, maksiat, LGBT, minuman keras dan judi online yang saat ini merajalela. Ini harus diberantas bersama dan salah satunya dengan mendorong terbitnya Peraturan Nahari (Perna) Anti Penyakit Masyarakat di setiap nagari,” kata Wabup Candra, yang juga seorang ustadz ini.
Sejauh ini, Perna Anti Penyakit Masyarakat telah terbit di Nagari Paninggahan dan Nagari Paninjauan. Diharapkan nantinya bisa terbentuk Perna diseluruh nagari yang ada di Kabupaten Solok.
“Saya berharap tokoh-tokoh PWRI dapat aktif mendorong nagarinya masing-masing untuk melahirkan Perna Anti Penyakit Masyarakat. Perna ini adalah benteng kita dalam melindungi masyarakat kita dari penyakit masyarakat,” kata Wabup Candra optimis.
Seperti gayung bersambut, Ketua PWRI Kabupaten Solok Dr. Erizal, SE.,MM menyatakan siap mendukung kepemimpinan Bupati Jhon Pandu dan Wabup Candra dengan program-program unggulannya, termasuk dalam mendorong lahirnya Perna Anti Penyakit Masyarakat di nagari-nagari lainnya. (Riswanjaya)
Padang, Hariankhazanah.com – Satu dari dua orang personel TNI-AD Subdenpom XX/5 Padang Panjang yang sebelumnya dinyatakan hilang kontak saat evakuasi korban longsor…
Jakarta, Hariankhazanah.com – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) resmi dinahkodai M. Rifki setelah dilantik…
Padang, Hariankhazanah.com – Bantu mengevakuasi masyarakat korban longsor di Jembatan Kembar Silaiang Bawah, Kota Padang Panjang, dua personel TNI AD hilang…