<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	 xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Sabana Minang &#8211; Hariankhazanah.com</title>
	<atom:link href="https://hariankhazanah.com/kategori/detail/sabana-minang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://hariankhazanah.com</link>
	<description>Berita Sumbar Terbaru dan Terkini Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Sun, 21 Jun 2026 10:31:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.7</generator>

<image>
	<url>https://hariankhazanah.com/wp-content/uploads/2025/06/cropped-favicon-80x80.png</url>
	<title>Sabana Minang &#8211; Hariankhazanah.com</title>
	<link>https://hariankhazanah.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mahakarya Randai Empat &#8220;Bujang Sambilan&#8221; Sukses Hidupkan Legenda Danau Maninjau</title>
		<link>https://hariankhazanah.com/mahakarya-randai-empat-bujang-sambilan-sukses-hidupkan-legenda-danau-maninjau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[John Edward Rhony]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 10:27:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sabana Minang]]></category>
		<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://hariankhazanah.com/?p=5572</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Hariankhazanah.com&#160;&#8211; Mahakarya Randai 4 bertajuk “Bujang Sambilan: Legenda Danau Maninjau” sukses digelar selama 2,5 jam, seolah membawa aura Danau...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Jakarta, Hariankhazanah.com</strong>&nbsp;&#8211; Mahakarya Randai 4 bertajuk “Bujang Sambilan: Legenda Danau Maninjau” sukses digelar selama 2,5 jam, seolah membawa aura Danau Maninjau ke jantung ibu kota.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sutradara Jose Rizal Manua dan&nbsp; Joharsen meramu kisah klasik Minangkabau dengan koreografi randai, silat, tari, dendang, dan musik talempong menjadi satu narasi cerita yang memukau.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anindita Saraswati bertindak sebagai Puti Rasani, Ridwan Kainan sebagai Giran, dan Rio Chan sebagai Palimo Bayua berhasil menghidupkan legenda yang diwariskan turun-temurun masyarakat Agam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan istimewa tersebut, dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar yang mewakili Gubernur Sumbar, Syaiful Bahri, perwakilan Gubernur DKI Jakarta, serta Kepala BPSDM Kementerian Dalam Negeri RI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran tiga pejabat ini jadi bukti bahwa randai bukan hanya dinikmati pecinta seni tradisi, tapi juga mendapat ruang di hati para pemangku kebijakan. Randai bukan sekadar seni daerah, tapi aset budaya nasional yang layak dijaga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, pertunjukan yang merupakan kolaborasi Sumbar Talenta Indonesia, Gerakan Mudo Minangkabau, Sanggar Sofyani, dan didukung Kementerian Kebudayaan RI ini memadukan tradisi dengan narasi modern, sementara penonton dari komunitas Minang di Jakarta hingga penikmat seni umum kompak berkomentar.</p>



<p class="wp-block-paragraph"> “Merinding pas adegan galodo-nya. Apalagi lagu Minangkabau yang dinyanyikan Andha Zulfirman di awal pertunjukan, sampai memancing penonton ikut bernyanyi bareng,&#8221; kata Syaiful Bahri, Sabtu malam (20/6/2026). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Syaiful Bahri yang juga mantan penari, bagian paling berkesan adalah Tari Manggaro Sofyani.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&nbsp;“Tari ini punya nilai estetika tertinggi dari semua karya Sofyani. Baik gerak, musik, maupun temanya, menyatu dengan mahakarya sehingga pesannya sampai,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Syaiful Bahri menambahkan, mahakarya randai empat menjawab keresahan budaya di tengah gempuran konten AI, randai membuktikan seni tradisi yang dilakoni manusia utuh masih punya ‘api’ yang tak bisa digantikan algoritma.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jose Rizal Manua dan Joharsen berhasil memadukan tradisi dengan teater modern untuk diwariskan ke generasi berikutnya,&#8221; tuturnya.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pertunjukan tersebut, dihadiri istri dan keluarga besar Yus Dt. Perpatih Sabatang, almarhum sang petutur kisah Bujang Sambilan yang penuh fitnah, kekuasaan dan cinta serta tak dihargainya mamak dalam keluarga. Di saat terakhir, pertunjukan menjadi emosional saat diputar video pesan Datuk Yus, sebelum meninggal agar tetap merawat budaya Minangkabau</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu Sekretaris Satu Pena, Armaidi Tanjung,Ketua Rang Kayo Minang Lusie Sofyan, Mira Gusniwarti, Ketua Bundo Kanduang Tanah Datar, </p>



<p class="wp-block-paragraph">Founder Sumbar Talenta Indonesia, penggagas Mahakarya 1, Randai bersama Agus Siswanto, Ketua Gemumi, dan Kurniawati, mantan Ketua Gemumi. (Murdianyah Eko)&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keliling Dunia Saat Berbuka, Konsep Ramadan Terbaru di Santika Premiere dan Amaris Padang</title>
		<link>https://hariankhazanah.com/keliling-dunia-saat-berbuka-konsep-ramadan-terbaru-di-santika-premiere-dan-amaris-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jejeng Azwardi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2026 05:08:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Sabana Minang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://hariankhazanah.com/?p=4599</guid>

					<description><![CDATA[Padang, Khazanah &#8211; Dalam menyambut Ramadan tahun ini, Hotel Santika Premiere Padang menghadirkan tema Majestic World Iftar, sebuah pengalaman berbuka...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Khazanah &#8211; Dalam menyambut Ramadan tahun ini, Hotel Santika Premiere Padang menghadirkan tema <strong><em>Majestic World Iftar</em></strong>, sebuah pengalaman berbuka puasa yang mengajak tamu menjelajahi ragam cita rasa dari berbagai belahan dunia. Melalui buffet internasional, tamu dapat menikmati hidangan khas Meksiko, India, Italia, Jepang, Thailand, hingga Malaysia dalam suasana Ramadan yang hangat. Kehadiran live cooking station menambah sentuhan interaktif, menghadirkan proses penyajian yang segar dan lebih dekat dengan tamu.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-4606" src="https://hariankhazanah.com/wp-content/uploads/2026/02/1-2-180x130.jpeg" alt="" width="359" height="259" /></p>
<p>Program ini ditawarkan dengan harga IDR 234.000 nett per orang, serta tersedia pilihan private buffet mulai IDR 199.000 nett per orang dengan minimal pemesanan 20 orang, memberikan fleksibilitas bagi keluarga, komunitas, maupun perusahaan untuk berbuka bersama dengan nyaman.</p>
<p>Bagi tamu yang menginginkan suasana lebih intim dan eksklusif, tersedia program Iftar in Grandeur di The Atmosphere Sky Lounge. Berlokasi di rooftop, pengalaman berbuka ini menghadirkan panorama kota dan laut Padang saat matahari terbenam dalam konsep fine dining. Menu disajikan langsung ke meja tanpa antre, terdiri dari hidangan pembuka, sup, pilihan menu utama, serta dessert khas Ramadan. Program ini ditawarkan dengan harga IDR 345.000 nett per orang.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-4601" src="https://hariankhazanah.com/wp-content/uploads/2026/02/3-1-180x130.jpeg" alt="" width="360" height="260" /></p>
<p>Sementara itu, Amaris Hotel Padang menghadirkan konsep Simple &amp; Comfort Iftar yang menonjolkan suasana santai, praktis, dan terjangkau. Tamu dapat menikmati set menu seharga IDR 69.000 nett per orang atau buffet seharga IDR 123.000 nett per orang dengan minimal pemesanan 20 orang, menjadikannya pilihan berbuka yang hangat dan mudah dinikmati bersama.</p>
<p>Sebagai nilai tambah, tamu dapat memperoleh diskon 10% melalui pembelian voucher berbuka puasa di aplikasi MyValue, memberikan kemudahan reservasi sekaligus manfaat lebih dalam merencanakan momen berbuka bersama.(*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPRD Sumbar Bersama LKAAM dan Polda Sepakat Jaga Marwah Adat Minangkabau</title>
		<link>https://hariankhazanah.com/dprd-sumbar-bersama-lkaam-dan-polda-sepakat-jaga-marwah-adat-minangkabau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[John Edward Rhony]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2025 10:37:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Sabana Minang]]></category>
		<category><![CDATA[dprd sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[lkaam]]></category>
		<category><![CDATA[Polda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://hariankhazanah.com/?p=4200</guid>

					<description><![CDATA[Padang, Hariankhazanah.com – Pengurus Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Provinsi Sumbar bersama Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Padang, Hariankhazanah.com </strong>– Pengurus Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Provinsi Sumbar bersama Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya berkunjung ke DPRD Sumbar menyampaikan apresiasi menyikapi aksi demonstrasi mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat lainnya beberapa waktu lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kedatangan pengurus LKAAM dan Kabid Humas Polda itu diterima Ketua DPRD Sumbar, Muhidi dan Sekretaris DPRD, Maifrizon di Ruang Khusus I Senin, (22/9/2025).&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan itu, Ketua LKAAM Sumbar, Fauzi Bahar Dt. Nan Sati menegaskan, LKAAM ingin mempermanenkan Sumatera Barat sebagai contoh bagi daerah lain di Indonesia.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="700" height="400" src="https://hariankhazanah.com/wp-content/uploads/2025/09/screenshot_2025-09-23-20-58-11-121_com4369791668334825397-700x400.jpg" alt="" class="wp-image-4203"/><figcaption class="wp-element-caption"><em>Para niniak mamak sedang menyampaikan aspirasinya</em></figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami hadir sebagai niniak mamak yang ingin menegaskan peran adat. Sumbar harus menjadi teladan nasional!” tegas Fauzi Bahar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara Wakil Ketua II LKAAM Sumbar, Arkadius Dt. Intan Bano menambahkan, LKAAM berperan penting mendukung pemerintah daerah.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikatakan, LKAAM mengawasi generasi muda Minangkabau agar tidak kehilangan jati diri dan berharap pemerintah memberi perhatian, termasuk dalam bentuk dukungan anggaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menjawab hal itu, Ketua DPRD Sumbar Muhidi menyatakan kesiapan untuk memperhatikan aspirasi tersebut.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami di DPRD Sumbar tentu memperhatikan aspirasi LKAAM karena peran niniak mamak sangat penting menjaga adat sekaligus membina generasi penerus Minangkabau,” ujar Muhidi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, DPRD juga membahas problematika terkait Undang-Undang tentang nagari, karena menurut Muhidi, selama ini banyak perbedaan tafsir mengenai pemerintahan nagari. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="700" height="400" src="https://hariankhazanah.com/wp-content/uploads/2025/09/screenshot_2025-09-23-20-58-26-465_com4693575504359145054-700x400.jpg" alt="" class="wp-image-4204"/><figcaption class="wp-element-caption"><em>Para pengurus LKAAM Sumbar bersama Kabid Humas Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya foto bersama di tangga ruang sidang utama</em></figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh karena itu, sambungnya, DPRD bersama pakar hukum adat akan merumuskan solusi agar keberadaan nagari jelas secara hukum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Muhidi juga menekankan perlunya diskusi rutin agar aturan tentang nagari sesuai adat dan konstitusi dan menegaskan bahwa peran niniak mamak tetap menjadi pengayom masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan itu, LKAAM juga menyampaikan dukungan terhadap kondusivitas daerah dan menilai, kerjasama DPRD, pemerintah, aparat, dan masyarakat harus terus diperkuat.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sinergi ini penting untuk menjaga Minangkabau tetap harmonis di tengah dinamika zaman,&#8221; tutur Fauzi Bahar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pertemuan ini, DPRD Sumbar Bersama LKAAM dan Polda sepakat menjaga marwah adat Minangkabau serta menyesuaikan dengan perkembangan regulasi pemerintahan. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pawai Alegoris Meriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kota Batusangkar Berlangsung Meriah dan Semarak</title>
		<link>https://hariankhazanah.com/pawai-alegoris-meriahkan-hut-ke-80-kemerdekaan-ri-di-kota-batusangkar-berlangsung-meriah-dan-semarak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[John Edward Rhony]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Aug 2025 12:49:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sabana Minang]]></category>
		<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batusangkar]]></category>
		<category><![CDATA[Pawai Alegoris]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://hariankhazanah.com/?p=4027</guid>

					<description><![CDATA[Batusangkar, Hariankhazanah.com&#160;&#8211; Pawai alegoris dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) tahun 2025 di Kota...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Batusangkar, Hariankhazanah.com</strong>&nbsp;&#8211; Pawai alegoris dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) tahun 2025 di Kota Batusangkar, yang digelar pada Senin (18/8/2025) begitu meriah dan semarak.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pawai yang disaksikan oleh ribuan pasang mata dari masyarakat kota Batusangkar dan sekitarnya itu dibuka dan dilepas secara langsung oleh Bupati Tanah Datar Eka Putra.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terlihat juga hadir dipanggung utama menyaksikan pawai alegoris tersebut, Wakil Bupati Ahmad Fadly, Ketua DPRD Kabupaten Tanah Datar Anton Yondra, Forkopimda Tanah Datar, Sekda, para Asisten, Kepala OPD, Ketua TP PKK Ny. Lise Eka Putra, Ketua GOW Ny Dwinanda Ahmad Fadly, Ketua IKA DPRD Kabupaten Tanah Datar, Ketua Persit Kodim 0307 Tanah Datar, dan Ketua Bhayangkari Polres Tanah Datar.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Tanah Datar Eka Putra dalam sambutannya saat membuka dan melepas acara tersebut, meminta kepada seluruh masyarakat yang memadati kota Batusangkar untuk selalu menjaga kebersihan dan keselamatan masing-masing.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Bapak ibu yang hari ini hadir untuk menyaksikan pawai alegoris mari kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, jangan membuang sampah di sembarang tempat, buanglah sampah pada tempat-tempat yang sudah disediakan. Yang membawa anak tolong anaknya diperhatikan, jangan gara-gara asyik menonton lupa anaknya sudah hilang apalagi kita sangat ramai dan jangan lupa jaga juga barang bawaannya masing-masing,&#8221; pesan Bupati.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Bupati Eka Putra juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia dan para peserta pawai. &#8220;Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang sudah bekerja untuk terselenggaranya kegiatan ini, dan kepada seluruh peserta jaga kesehatan dan keselamatan diri saat mengikuti pawai alegoris ini,&#8221; sampainya.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Inhendri Abbas sebagai Ketua panitia, menyampaikan pawai alegoris tahun 2025 ini diikuti ratusan peserta mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA, OPD, jajaran BUMD dan BUMN hingga masyarakat umum.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara dalam pelaksanaannya, pawai alegoris menampilkan keberagaman kebudayaan nusantara dan juga adat salingka nagari. Selain itu, juga menampilkan berbagai keberhasilan pembangunan dan prestasi yang diraih oleh pemerintah daerah setempat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak itu saja, pawai tersebut juga menampilkan berbagai atraksi menarik dari para peserta pawai yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari pengunjung. (Nas)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Eka Putra: Kabupaten Tanah Datar Miliki Berbagai Bervariasi Potensi Wisata Serta Ekonomi Kreatif di Nagari-nagari</title>
		<link>https://hariankhazanah.com/eks-putra-kabupaten-tanah-datar-miliki-berbagai-bervariasi-potensi-wisata-serta-ekonomi-kreatif-di-nagari-nagari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[John Edward Rhony]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2025 14:14:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Sabana Minang]]></category>
		<category><![CDATA[Gedung Indo Jalito]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Nagari Creative Hub]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://hariankhazanah.com/?p=3890</guid>

					<description><![CDATA[Batusangkar, Hariankhazanah.com&#160;&#8211; Bupati Tanah Datar Eka Putra mengungkapkan, kabupaten yang dipimpinnya itu memiliki berbagai bervariasi potensi wisata serta ekonomi kreatif...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Batusangkar, Hariankhazanah.com</strong>&nbsp;&#8211; Bupati Tanah Datar Eka Putra mengungkapkan, kabupaten yang dipimpinnya itu memiliki berbagai bervariasi potensi wisata serta ekonomi kreatif yang tersebar di nagari-nagari.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Potensi itu harus dioptimalkan dengan berbagai upaya, melalui strategi digitalisasi dan inovasi atau program nagari creative hub,&#8221; ujar Eka Putra ketika diskusi dan audiensi dengan Komunitas Lentera Tanah Datar, di Gedung Indo Jolito Batusangkar, Rabu (6/08/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Eka Putra, banyak potensi dan produk unggulan daerah yang belum dikelola secara optimal, sementara jika dikembangkan dengan baik, dapat bersaing di pasar nasional hingga internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Program nagari creative hub bisa mengangkat potensi lokal yang selama ini mungkin dianggap biasa saja oleh sebahagian masyarakat,&#8221; ucapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikatakan bupati, jika potensi itu, dikemas dengan inovasi dan pemasaran yang tepat (digitalisasi) produk-produk ini bisa memiliki daya saing yang tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Apalagi, ditambah lagi dengan adanya wadah seperti LANTERA dan Galanggang tempat berkumpulnya para kreatif dari berbagai nagari yang ada di Tanah Datar ini,” sebutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Eka Putra juga menyampaikan, di setiap nagari memiliki peluang ekonomi yang cukup luas. Sehingga dengan program-program seperti ini akan menghubungkan nagari dengan berbagai lembaga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jika ini dikelola oleh UMKM dan ekonomi kreatif, tentu akan mendapatkan dukungan permodalan, dan pemerintah daerah hadir untuk itu dan memberikan dukungan penuh,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua LANTERA Tanah Datar Afrizal mengatakan, pihaknya memiliki beberapa kegiatan, salah satunya Satu Nagari Satu Film. Dimana,&nbsp; Lantera mendorong nagari membuat sebuah film tentang potensi dibidang ekonomi kreatif, budaya dan pariwisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Lantera juga mewadahi Creative Hub di nagari, dan di kabupaten dinamakan gelanggang creative yang akan mewadahi tempat berkumpulnya dan ruang diskusi para pelaku ekonomi kreatif lokal,&#8221; sebutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikatakan dia, Lantera akan memberikan pendampingan bagi nagari-nagari yang sudah aktif gelanggang creative nya sampai mereka bisa melaksanakan kegiatan sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Partnership Nagari Creative Hub dan Lantera Ade Keno mengakui saat ini industri kreatif kurang kuat muncul ke publik.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Hal ini disebabkan kurangnya ruang aktualisasi bagi generasi muda kreatif itu sendiri, talenta lokal yang belum terkoneksi dengan pasar digital dan produk UMKM yang sulit naik kelas,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal itu terjadi, katanya akibat minim pendekatan kreatif, sebab mayoritas mereka masih mengolah, dan belum sampai ke tahap manufacturing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saat ini di Tanah Datar memiliki SDM muda kreatif dari kampus-kampus dan nagari-nagari. Dimana, potensi mereka bisa dimanfaatkan, untuk mengangkat potensi warisan budaya dan cerita-cerita rakyat, kesenian lokal serta potensi alam yang dapat diangkat dalam sebuah karya film,” pungkasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Turut hadir saat diskusi dan audiensi tersebut Plt.Asisten II Setda Masni Yuletri, Kabag Prokopim Dedi Triwidono, Ketua TP PKK yang juga Ketua Dekranasda Ny. Lise Eka Putra, dan narasumber Hijrah Adi Sukrial. (Nas)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Pemahaman Tentang Adat dan Budaya Minangkabau, BKTD Jabodetabek Gelar Seminar di Hotel Oasis Amir</title>
		<link>https://hariankhazanah.com/tingkatkan-pemahaman-tentang-adat-dan-budaya-minangkabau-bktd-jabodetabek-gelar-seminar-di-hotel-oasis-amir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[John Edward Rhony]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Jul 2025 15:18:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Sabana Minang]]></category>
		<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[BKTD Jabodetabek]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Seminar Adat dan Budaya Minangkabau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://hariankhazanah.com/?p=3782</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Hariankhazanah.com &#8211; Bundo Kanduang Tanah Datar  (BKTD) Jabodetabek menggelar seminar adat dan budaya Minangkabau sebagai peningkatan pemahaman tentang adat dan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Jakarta, Hariankhazanah.com</strong> &#8211; Bundo Kanduang Tanah Datar  (BKTD) Jabodetabek menggelar seminar adat dan budaya Minangkabau sebagai peningkatan pemahaman tentang adat dan budaya Minangkabau bagi para bundo kandung yang berasal dari beberapa daerah di Sumatera Barat di aula Hotel Oasis Amir, Jakarta, Minggu (20/7/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Tanah Datar Eka Putra didampinggi Ny. Lise Eka Putra selaku penasehat BKTD mengapresiasi kegiatan tersebut, karena dibawah bimbingan Bundo Kanduang lahir generasi-generasi berkarakter dan berbudi luhur.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kegiatan semacam ini, lebih digiatkan lagi baik di kampung halaman maupun di perantauan, sebagai upaya membina generasi muda. Kami yakin, dari Bundo Kanduang yang hebat lahir generasi muda tangguh,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Eka Putra menyebutkan, di zaman globalisasi saat ini, berbagai tantangan yang dihadapi karena secara langsung bersingungan dengan adat dan budaya Minangkabau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Mudah-mudahan melalui seminar ini, menambah semangat dalam memperkokoh kedudukan, peranan dan fungsi adat budaya Minangkabau di berbagai sektor kehidupan sehari-hari,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Dewan Pakar BKTD Jabodetabek Fasli Jalal mengatakan, seminar adat dan budaya Minangkabau ini dianggap sangat luar biasa yang menjadi langkah besar dalam memberikan dampak positif di tengah-tengah masyarakat baik di ranah maupun di rantau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Bagaimana potensi diri dapat dikembangkan melalui kegiatan seperti ini. Karena tantangan ke depannya tidak lah mudah untuk membina generasi yang berbudaya. Maka dari itu, peran semua pihak sangat dibutuhkan,&#8221; sebutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di kesempatan yang sama, Ketua BKTD Jabodetabek Rosnita menyebutkan kegiatan tersebut, sejalan dengan fungsi Bundo Kanduang yakni menanamkan nilai adat budaya Minangkabau ditengah-tengah masyarakat.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pengurus BKTD Jabodetabek membuat program kerja melalui berbagai kegiatan yang telah terlaksana sebanyak enam kali. Semoga kegiatan ini, membawa manfaat untuk menanamkan nilai adat kepada anak cucu, sebagai implementasi filosofi Minangkabau yakni adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah, syarak mangato, adaik mamakai,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tampil sebagai pemateri di kegiatan yang bertema &#8220;Kamudiak sahantak galah, kahilia sarangkuah dayuang, rantau paralu kampuang paguno&#8221;, yakni Ketua Bundo Kanduang Sumatera Barat Prof. Dr. Ir. Puti Reno Raudha Thaib, M.P, dan dihadiri beberapa tokoh nasional diantaranya Musfidah Yusuf Kalla, Taufik Ismail, anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Rony Mulyadi Dt. Bungsu, dan Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra. (Nas)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IKTS Jabodetabek Periode 2025-2030 Dikukuhkan, Bupati Tanah Datar Apresiasi Prosesi Adat Lintau &#8220;Poi Manjanguak&#8221;</title>
		<link>https://hariankhazanah.com/ikts-jabodetabek-periode-2025-2030-dikukuhkan-bupati-tanah-datar-apresiasi-prosesi-adat-lintau-poi-manjanguak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[John Edward Rhony]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jul 2025 16:17:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sabana Minang]]></category>
		<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Adat Lintau Poi Manjanguak]]></category>
		<category><![CDATA[IKTS Jabodetabek]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Datar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://hariankhazanah.com/?p=3779</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Hariankhazanah.com &#8211; Kepengurusan Ikatan Keluarga Tapi Selo (IKTS) Jabodetabek periode 2025- 2030, dikukuhkan Bupati Tanah Datar Eka Putra di Gedung...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Jakarta, Hariankhazanah.com</strong> &#8211; Kepengurusan Ikatan Keluarga Tapi Selo (IKTS) Jabodetabek periode 2025- 2030, dikukuhkan Bupati Tanah Datar Eka Putra di Gedung Gedung DPD LVRI, Jakarta Timur,  Sabtu (19/7/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prosesi acara pengukuhan tersebut dimeriahkan dengan Kesenian Irama Minang (KIM), penampilan adat Salingka Nagari Prosesi Adat Lintau Poi Manjanguak dan berbagai kegiatan lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi Ketua TP PKK Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra, mengapresiasi seluruh rangkaian kegiatan tersebut, salah satunya penampilan adat salingka nagari, yakni prosesi adat &#8220;Lintau Poi Manjanguak&#8221; yang bertujuan mengenalkan adat dan budaya kepada generasi muda di perantauan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami menilai penampilan adat Salingka Nagari prosesi adat Lintau Poi Manjanguak memberikan edukasi kepada generasi muda, bahwa adat dan budaya masih terjaga di kampung halaman, walaupun zaman modern pada saat ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Eka Putra berharap pengurus IKTS Jabodetabek dapat merangkul perantau dari nagari Tapi Selo untuk menjaga silaturahmi yang telah terjalin dengan begitu kuatnya selama ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Semoga dibawah kepengurusan IKTS Jabodetabek yang baru, tali silaturahmi seluruh perantau nagari Tapi Selo khususnya semakin meningkat. Sehingga, membawa angin segar ke seluruh anggota serta masyarakat dikampung halaman,&#8221; sebutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikesempatan itu, tokoh masyarakat nagari Tapi Selo Reydonnyzar Moenek mengatakan kolaborasi perantau dan pemerintah daerah adalah langkah dalam pembangunan masyarakat di kampung halaman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Begitu besar potensi tokoh-tokoh perantau yang bisa dimanfaatkan untuk membangun masyarakat baik nagari Tapi Selo khususnya dan Tanah Datar umumnya,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Disaat itu juga, Wali Nagari Tapi Selo Genta Maulana Akbar menginformasikan berbagai pembangunan dan prestasi yang telah berhasil ditorehkan pemerintah nagari, baik berskala daerah, provinsi maupun nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Berkat dukungan pemerintah daerah, nagari Tapi Selo telah banyak melakukan berbagai pembangunan dan berhasil meraih prestasi dibeberapa bidang. Untuk itu, Kami mohon do&#8217;a serta dukungan perantau agar nagari Tapi Selo semakin maju dan sejahtera,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Disisi lainnya, Ketua IKTS Jabodetabek periode 2025-2030 Sri Hartati yang baru dikukuhkan berharap dukungan seluruh pihak untuk menjalankan program-program IKTS. Sehingga menjadikannya lebih baik kedepannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami yakin dan percaya, organiasi ini akan melangkah lebih baik. Tentunya, perlu dukungan semua pihak saling untuk bahu membahu dalam mencapai tujuan dari IKTS Jabodetabek,&#8221; pintanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, ketua IKTS Jabodetabek demisioner Maswita Djaja mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini, bisa dianggap istimewa dan besejarah selama perjalanan IKTS Jabodetabek.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kegiatan sosial yang dinahkodai IKTS Jabodetabek telah banyak berjalan. Dan, kami yakin ditangan pengurus baru mampu membawa organisai ini lebih baik. Semoga semangat kebersamaan terus ditingkatkan, basamo mangkonyo kuek,&#8221; ujarnya. (Nas)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Tanah Datar &#8220;Concern&#8221; Lestarikan Ikan Bilih Sebagai Ikan Endemik Danau Singkarak</title>
		<link>https://hariankhazanah.com/pemkab-tanah-datar-concern-lestarikan-ikan-bilih-sebagai-ikan-endemik-danau-singkarak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[John Edward Rhony]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jul 2025 09:51:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Sabana Minang]]></category>
		<category><![CDATA[danau Singkarak]]></category>
		<category><![CDATA[ikan endemik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://hariankhazanah.com/?p=3757</guid>

					<description><![CDATA[Batusangkar, Hariankhazanah.com&#160;&#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar &#8220;concern&#8221; melestarikan kembali ikan bilih yang merupakan ikan endemik Danau Singkarak dari kepunahan....]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Batusangkar, Hariankhazanah.com</strong>&nbsp;&#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar &#8220;concern&#8221; melestarikan kembali ikan bilih yang merupakan ikan endemik Danau Singkarak dari kepunahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pemerintah daerah sangat konsen bagaimana ke depannya ikan bilih kembali lestari dan terhindar dari kepunahan, sehingga ikan endemik danau Singkarak yang bergizi ini kembali menjadi primadona dan salah satu pangan pilihan di masa depan,&#8221; ujar Ahmad Fadly saat mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Efektivitas Restocking Ikan Endemik Bilih di Danau Singkarak, yang digelar Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar bersama PKSPL-IPB, di aula kantor gubernur Sumbar, Selasa (15/7/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikatakan wabup, pemerintah daerah melalui OPD terkait, dan wali nagari seputaran Danau Singkarak selalu melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk selalu menjaga ekosistem ikan bilih.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Setelah FGD ini, akan dilakukan aksi nyata untuk menjaga perkembangan endemik ikan bilih di Danau Singkarak. Karena, sangat berdampak besar terhadap kelangsungan perekonomin dan ketahanan pangan masyarakat kedepannya,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum Politik dan Pemerintahan Jasman Rizal mengatakan, ikan bilih satu satunya di dunia yang mempunyai nilai endemik tersendiri dan alami. Karena itu harus dijaga dan dilestarikan keberadaannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Melalui FGD ini, kepada pihak terkait, agar dapat melakukan gerak cepat untuk menyelamatkan penanganan terkait populasi ikan bilih. Karena memiliki nilai ekonomi tinggi, ikan ini menjadi target tangkapan utama oleh masyarakat sekitar danau, &#8221; pintanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, tambah Jasman, karena nilai jual yang beragam, tentu pengelolaan dari ikan bilih harus memperhatikan kelestarian dan keberlanjutannya.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Untuk itu perlu dilakukan pengawasan, pengendalian sampah, melakukan sosialisasi dan kesadaran masyarakat. Sehingga ikan bilih ini bisa berkembang biak dengan baik,&#8221; tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala PKSPL-IPB University Prof. Dr. Yonvitner menyampaikan Focus Group Discussion (FGD) yang bertemakan peningkatan efektivitas Restocking Ikan Endemik Bilih Sumatera Barat salah satu program kerjasama dari berbagai pihak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;FGD ini merupakan kerjasama Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan bersama Lembaga Riset Internasional Kemaritiman, Kelautan dan Perikanan Institut Pertanian Bogor (PKSPL-IPB) bersama Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN) didukung Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar yang akan membahas Peningkatan Produksi Ikan Kecil di Indonesia,&#8221; ulasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dia tambahkan, kegiatan penangkapan ikan bilih yang telah berlangsung lama, tentu juga berpengaruh terhadap produksi.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Semenjak tahun 2006 penurunan sekitar 4,74% per tahun. Sesuai data yang tercatat, produksi ikan bilih tertinggi berada pada tahun 2013 yaitu sebanyak 970,072 ton per tahun dan kemudian mengalami penurunan total produksi sejak tahun 2015 yaitu 680,58 ton per tahun,&#8221; paparnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Yonvitner mengatakan, penurunan hasil produksi ikan bilih ini membuktikan populasi di Danau Singkarak yang mulai terancam dan menuju kepunahan dengan status penangkapan berlebih (overfishing).&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Untuk itu melalui kegiatan FGD ini diharapkan bisa mengumpulkan masukan, partisipasi dan keterlibatan berbagai pihak dalam pelestarian dan pemanfaatan ikan bilih,&#8221; pungkasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di kesempatan tersebut juga menghadirkan narasumber yaitu Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sumbar Dr. Ir. Reti Wafda, M.Tp, Direktur CSR PT Semen Padang Deni Zein, Peneliti Ikan Bilih Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Hajrial Syandri, MS, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Solok Ir. Syoufitri MM. (Nas)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nagari Sungai Tarab Tanah Datar Gelar Musnag Susun RKP 2026 dan Daftar Usulan 2027</title>
		<link>https://hariankhazanah.com/nagari-sungai-tarab-tanah-datar-gelar-musnag-susun-rkp-2026-dan-daftar-usulan-2027/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[John Edward Rhony]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jul 2025 10:48:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sabana Minang]]></category>
		<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Musnag]]></category>
		<category><![CDATA[Nagari Sungai Tarab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://hariankhazanah.com/?p=3706</guid>

					<description><![CDATA[Batusangkar, Hariankhazanah.com&#160;&#8211; Nagari Sungai Tarab, Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat mengelar Musyawarah Nagari (Musnag) untuk menyusun Rencana...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Batusangkar, Hariankhazanah.com</strong>&nbsp;&#8211; Nagari Sungai Tarab, Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat mengelar Musyawarah Nagari (Musnag) untuk menyusun Rencana Kerja Pembangunan (RKP) tahun 2026 dan daftar usulan tahun 2027 mendatang, di aula gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) II Tanah Datar, Selasa (8/7/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Musnag yang dibuka Ketua Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari (BPRN) Sungai Tarab Rony Herwandi itu, dihadiri Camat Sungai Tarab A.H Mirza Azis, forkopimca, Wali Nagari Sungai Tarab Romi Chandra, anggota BPRN, pengurus KAN, lembaga unsur, dan tokoh masyarakat nagari setempat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Roni Herwandi, musnag digelar untuk menentukan arah pembangunan nagari yang dituangkan dalam RKP.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pemerintahan nagari diwajibkan melaksanakan Musnag, untuk menentukan arah pembangunan nagari. Pembangunan itu harus dituangkan dalam RKP, dengan memperioritaskan usulan dalam Musnag tersebut,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikatakan dia, usulan yang menjadi prioritas pemerintah nagari yang ditertuang dalam RKP itu, harus selaras dengan program pemerintah daerah.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dalam penyusunan usulan prioritas dalam RKP, harus disesuaikan dengan program di pemerintah kabupaten,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wali Nagari Sungai Tarab Romi Candra, mengatakan bahwa usulan prioritas yang akan diusulkan pada tahun 2026 nanti, hendaknya dilihat dari manfaat dan sumber dana yang akan diperuntukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Usulan yang akan menjadi prioritas nantinya, tentu dilihat dari manfaat dan program yang bisa berdampak kepada masyarakat. Sehingga masyarakat bisa merasakan dan menikmati hasil dari program tersebut,&#8221; pintanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal senada juga disampaikan Camat Sungai Tarab A. H Miza Azis. &#8220;Usulan yang dimasukan, hendaknya bisa dimanfaatkan dan dirasakan hasilnya oleh masyarakat,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Disaat itu juga, A.H Mirza Azis mengajak masyarakat, selaku warga negara yang baik, agar taat dalam membayar pajak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pembangunan yang dilaksanakan ini, bersumber dari pajak yang kita bayar. Untuk itu, mari mentaati pajak, agar pembangunan di nagari bisa berjalan lancar ke depannya,” pungkasnya. (Nas)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly Hadiri Pengukuhan 37 Pangulu Delapan Suku Nagari Barulak</title>
		<link>https://hariankhazanah.com/wakil-bupati-tanah-datar-ahmad-fadly-hadiri-pengukuhan-37-pangulu-delapan-suku-nagari-barulak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[John Edward Rhony]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2025 11:47:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Sabana Minang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Nagari Barulak]]></category>
		<category><![CDATA[Pengukuhan 37 Pangulu Delapan Suku]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://hariankhazanah.com/?p=3668</guid>

					<description><![CDATA[Batusangkar,&#160;hariankhazanah.com&#160;&#8211; Sebanyak 37 Pangulu dari delapan suku di Nagari Barulak, Kecamatan Tanjung Baru, resmi dikukuhkan dalam prosesi adat yang digelar...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Batusangkar,&nbsp;<a href="http://hariankhazanah.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">hariankhazanah.com</a></strong>&nbsp;&#8211; Sebanyak 37 Pangulu dari delapan suku di Nagari Barulak, Kecamatan Tanjung Baru, resmi dikukuhkan dalam prosesi adat yang digelar di Pelataran Pasar nagari setempat, Kamis (3/7/2025).&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Turut menyaksikan pengukuhan gelar adat tersebut, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, S. Psi, Gubernur Sumbar diwakili Kepala Dinas PMD Provinsi Sumatera Barat Ir. Yozarwardi Usama Putra, Anggota DPRD Tanah Datar Zaipul Imra, Kepala Dinas Parpora Riswandi, Camat dan Forkopimca, Ketua LKAAM Tanah Datar, tokoh masyarakat dan perantau nagari setempat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sambutannya, Wabup Ahmad Fadly menyampaikan kekompakan masyarakat dalam melaksanakan suatu kegiatan sangat diperlukan, hal ini agar terwujud persatuan dan kesatuan serta tercapainya tujuan kekeluargaan dan memperkuat struktur adat Minangkabau&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kekompakan harus selalu dibangun dan dipelihara, karena kekompakan inilah yang akan menyelesaikan permasalahan di nagari. Karena kekompakan dari seluruh unsur yang ada di masyarakat inilah, sehingga terlaksana acara batagak penghulu dalam rangkaian Olek Godang Batogak Pangulu di Nagari Barulak, ini patut di apresiasi,&#8221; kata Ahmad Fadly.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Disampaikannya lagi, kekompakan seperti inilah yang dibutuhkan untuk menghadapi dan menyelesaikan berbagai persoalan di tengah tengah masyarakat. Selain itu tambahnya, peranan Niniak Mamak juga sangat dibutuhkan dalam memberikan warna kepada pemerintah nagari.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami (Bupati dan Wakil Bupati) selaku pemerintah daerah mengharapkan dukungan dari para niniak mamak dan seluruh masyarakat, terus jaga kami dalam menjalankan pemerintahan,&#8221; harapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu kata Wabup, Batogak Pangulu ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi kaum, terutama untuk mambangkik batang tarandam, menghidupkan kembali gala nan talipek.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tentunya ini merupakan keinginan untuk menghidupkan kembali nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau pada masyarakat,&#8221; tuturnya.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikesempatan itu, Wabup juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh niniak mamak yang telah di kukuhkan, dan berharap mampu mengemban amanah dengan penuh rasa tanggung jawab.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Senada dengan itu juga disampaikan oleh Gubernur Sumbar diwakili Kepala Dinas PMD Ir. Yozarwardi Usama Putra. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Selamat kepada niniak mamak yang telah dikukuhkan, semoga amanah yang diberikan mampu diemban dengan baik dan dengan penuh tanggungjawab,&#8221; ucapnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Yozarwardi juga berharap tradisi Batogak Pangulu ini mampu terus dipelihara dan dijaga dalam upaya pelestarian adat dan budaya di Minangkabau.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pengukuhan 37 Pangulu ini diharapkan memperkuat peran Niniak Mamak sebagai pemimpin adat dan penjaga nilai-nilai budaya Minangkabau, sekaligus menjadi penopang moral dan sosial masyarakat di tengah tantangan zaman,&#8221; tukasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, Ketua KAN Barulak, Drs Asmar Effendi Dt Bandaro Kayo, menjelaskan bahwa pelantikan massal ini merupakan bagian dari rangkaian prosesi adat &#8220;Olek Batogak Pangulu&#8221; dengan mengusung tema &#8220;Mambangkik Batang Tarandam&#8221;.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini merupakan hasil dari proses yang tidak singkat, dimulai dari bulan Agustus 2024 lalu melalui berbagai sidang ninik mamak, rapat pengurus KAN, hingga musyawarah di tingkat kaum masing-masing,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Asmar tambahkan, berdasarkan musyawarah disepakati sebanyak 37 Niniak Mamak yang akan dikukuhkan berasal dari suku Payobada Simabua, Piliang Parik Cancang, Melayu Mendahiliang, dan Caniago Kutianyia.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Disampaikannya, Salah satu tujuan kegiatan ini dilaksanakan adalah untuk mengembalikan marwah adat sesuai dengan pepatah &#8220;kembalikan siriah ka gagang, pinang ka tampuaknyo&#8221; dan dengan adanya persatuan niniak mamak tentunya akan memajukan kampung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diakhir penyampaiannya, Asmar juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan alek ini. (Nas)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
